corona anak
June 23, 2026

Di tengah melonjaknya kasus positif Covid 19 di Indonesia belakangan ini, ternyata jumlah kasus Corona anak di Indonesia juga ikut meningkat tajam. Berdasarkan data dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), kondisi jumlah anak yang tertular Covid 19 di Indonesia sudah mengakhatirkan, yaitu 1 dari 8 pasien Covid 19 di Indonesia adalah anak-anak. Atau dengan kara lain 12,5% dari penderita Covid 19 di Indonesia adalah anak-anak.

Bahkan tingkat kematian anak akibat kasus Corona anak di Indonesia jadi yang tertinggi di dunia, yaitu sekitar 3-5%. Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr Aman B Pulungan juga menyatakan sebanyak 12,5% kasus Covid 19 yang terjadi pada anak-anak, merupakan rentang usia antar 0-18 tahun. “50% dari total kematian anak-anak akibat Covid 19 itu merupakan balita”, tambahnya.

Baca juga : Jelang Sekolah Tatap Muka , Ini Hal Penting Agar Anak Terhindar dari Covid 19

Di Jakarta sendiri, kasus Corona anak terbilang tinggi. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta (20 Juni 2021), jumlah kasus anak yang tertular Covid sebanyak 899 kasus, dengan rincian 655 anak usia 6-18 tahun dan 244  kasus pada usia 0-5 tahun.

dr Aman juga menjelaskan ada yang berbeda jika anak terpapar Covid 19. Salah satunya ruang ICU khusus anak tidak tersedia di rumah sakit. “Saya bisa katakana sampai saat ini ICU khusus anak tidak tersedia di sebagian besar rumah sakit” ujarnya. Aapalgi saat ini tenaga kesehatan, dokter dan perawat, juga sedang kerepotan menangani lonjakan kasus Covid 19 belakangan ini.

Gejala Corona Anak

Secara umum, kasus Corona anak atau anak yang terpapar Covid 19 akan mengalami gejala yang mirip dengan orang dewasa apabila terinfeksi. Gejalanya antara lain :

  • Suhu badan di atas normal
  • Demam atau meriang
  • Batuk
  • Hidung tersumbat atau pilek
  • Kehilangan indra penciuman
  • Sakit tenggorokan
  • Sesak napas atau kesulitan bernapas
  • Diare
  • Mual atau muntah
  • Sakit perut
  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot atau tubuh
  • Hilangnya nafsu makan, terutama pada bayi berusia di bawah satu tahun.

Baca juga : Kapan Pandemi Covid 19 di Indonesia Akan Selesai ?

Kondisi yang dialami anak yang terinfeksi Covid 19 dapat diperparah jika memiliki komorbid atau penyakit penyerta. Ini beberapa komorbid pada anak yang harus diwaspadai jika terinfeksi Covid 19 :

  • Asma
  • Penyakit paru kronis
  • Diabetes
  • Obesitas
  • Kondisi genetik, neurologis, atau metabolik
  • Penyakit sel sabit
  • Penyakit jantung sejak lahir
  • Gangguan sistem imun

Apa Yang Harus Dilakukan?

Melihat situasi kasus Corona anak yang makin mengkhawatirkan, Ikatan Dokter Anak Indonesia mengimbau kepada para orang tua untuk melakukan tindakan pencegahan pada anak, antara lain yang harus dilakukan yaitu :

  • Hindari membawa anak ke luar rumah, kecuali ada keperluan mendesak.
  • Semua kegiatan yang melibatkan anak diselenggarakan secara online.
  • Orang tua atau pengasuuh harus mendampingi anak saat beraktivitas.
  •  Jika memang harus berkegiatan di luar rumah, hindari tempat dengan ventilasi tertutup
  • Disiplin menerapkan protocol kesehatan baik di rumah, perjalanan, dan lokasi lain di luar rumah, termasuk orang tua juga harus melakukan hal yang sama.

Jika anak merasakan gejala gangguan kesehatan yang mendekati gejala infeksi Covid 19, segera periksakan diri dan melakukan Covid 19 test. Homecare24 menyediakan layanan Covid 19 Test yang dapat mempermudah Anda. Homecare24 menyediakan layanan Covid 19 Test secara homeservice yaitu dapat dilakukan di rumah atau lokasi Anda berada. Selain itu juga tersedia layanan Covid 19 Test secara Drive Thru, jadi Anda cukup tetap berada di dalam kendaraan