Sebelumnya Satgas Covid 19 sudah memprediksi akan ada lonjakan kasus Covid 19 di Indonesia yang terjadi pada Juni 2021. Ini merupakan efek dari mudik Lebaran, yang meski sudah dilarang namun masih banyak masyarakat yang tetap nekat melakukannya. Selain itu ada momen libur panjang akibat ‘hari kejepit nasional’ beberapa waktu lalu, dimana lagi banyak masyarakat yang berpergian keluar kota beramai-ramai untuk berlibur. Ditambah lagi kesadaran masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang belakangan terasa makin mengendur.
Dan benar saja, akhirnya prediksi tersebut menjadi kenyataan. Dalam beberap hari terakhir ini, dimulai dari awal Juni 2021, terjadi peningkatan angka kasus Covid di sejumlah daerah di Indonesia. Ini terlihat dari grafik kasus Covid 19 berikut ini :
Tampak grafik kasus Covid 19 cenderung mengalami kenaikan yang dinulai dari sejak awal Juni 2021 hingga sekitar pertengah bulan. Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah menjadi daerah dengan penambahan kasus yang paling tinggi di Indonesia. Ini ditengarai karena Jawa Tengah menjadi daerah yang paling banyak dikunjungi masyarakat untuk mudik. Jawa Barat di beberapa wilayahnya menjadi tujuan wisata untuk berlibur oleh sejumlah masyarakat. Dan DKI Jakarta mengalami lonjakan karena efek dari arus balik masyarakat setelah mudik atau berlibur.
Baca juga : Kapan Pandemi Covid 19 di Indonesia Akan Selesai ?
Selain itu, ternyata juga terjadi kenaikan kasus Covid 19 yang cukup drastis di 5 provinsi hanya dalam waktu sebulan terakhir. Sebagaimana yang terlihat dari data di bawah ini :
Dari data di atas terlihat di sejumlah provinsi terjadi kenaikan kasus Covid 19 hingga ribuan hanya dalam waktu sebulan. Bahkan data berikut ini terjadi kenaikan kasus Covid 19 yang cukup tinggi di sejumlah wilayah di Indonesia 3 minggu setelah Lebaran :
Tidak hanya itu, tingkat Positivity Rate juga terlihat tergolog tinggi. Padahal berdasarkan standard WHO, normalnya di di bawah 5%. Seperti diketahui, Positivity Rate adalah…. Ini menunjukkan seberapa tinggi tingkat penularan Covid 19 yang sedang terjadi.
Di DKI Jakarta, sebagaimana disampaikan Gubernur Anies Baswedan, Positivity Rate-nya yang sebelumnya di angka 9% belakangan ini melonjak hingga menjadi 17%. Pun begitu di tingkat nasional secara total rata-rata Positivity Rate di Indonesia saat ini mencapai 15,9%.
Baca juga : Sudah 2 Kali Divaksin Covid 19 Masih Bisa Tertular, Ini Penyebabnya!
Indikator lain yang menjadi tanda bahwa kasus Covid 19 di Indonesia mengkhawatirkan yaitu angka BOR (Bed Occupation Rate) tingkat keterisian kamar di rumah sakit yang terus meningkat. Bahkan di sejumlah daerah ada yang sudah mencapai angka BOR di atas 70%. Contohnya Wisma Atlet yang menjadi rumah sakit rujukan sementara untuk penanganan Covid 19 di daerah Jakarta dan sekitarnya, kini kondisinya makin penuh diisi oleh pasien baru Covid 19. Hal ini bisa dilihat pada gambaran data berikut ini :
Kondisi situasi saat ini yang juga menambah kekhawatiran yaitu ditemukannya beberapa varian virus Covid 19 terbaru yang sudah menginfeksi di sejumlah daerah di Indonesia. terutama varian India atau kini disebut dengan varian Delta, yang menurut sejumlah pakar kesehataan memiliki kemampuan menularkan lebih mudah dan lebih cepat. Ini bisa dilihat pada gambaran data berikut ini :
Baca juga : Gawat! 4 Varian Baru Covid 19 Lebih Ganas Sudah Masuk ke Indonesia
Jadi, sudah terbayangkan bagaimana gawatnya kondisi pandemi Covid 19 di sejumlah wilayah di Indonesia? Jika tidak segera dilakukan langkah pencegahan mulai dari masyarakat hingga pemerintah. Karena jika tidak, dikhawatirkan akan terjadi gelombang kedua kasus Covid di Indonesia.
Bagi masyarakat dianjurkan jika merasakan gejala gangguan kesehatan yang mendekati gejala infeksi Covid 19, segera periksakan diri dan melakukan Covid 19 test. Homecare24 menyediakan layanan Covid 19 Test yang dapat mempermudah Anda. Homecare24 menyediakan layanan Covid 19 Test secara homeservice yaitu dapat dilakukan di rumah atau lokasi Anda berada. Selain itu juga tersedia layanan Covid 19 Test secara Drive Thru, jadi Anda cukup tetap berada di dalam kendaraan

